2-Hidroksietil akrilat CAS: 818-61-1
Sifat Fluiditas Suhu Rendah yang Sangat Baik:Dengan titik leleh serendah -70°C, produk ini tetap dalam bentuk cair bahkan dalam kondisi yang sangat dingin, memastikan kinerja yang stabil di berbagai lingkungan suhu.
Sifat Kelarutan yang Kuat:Produk ini dapat bercampur sepenuhnya dengan sistem berbasis air dan pelarut organik, sehingga dapat diterapkan secara luas dalam berbagai proses produksi kimia dan formulasi industri.
Stabilitas Polimerisasi yang Efektif:Menambahkan 400 ppm hidrokuinon monometil eter sebagai inhibitor polimerisasi dapat secara efektif mencegah polimerisasi yang tidak diinginkan selama penyimpanan dan transportasi.
Kinerja Keamanan yang Tinggi:Bahan kimia ini memiliki titik nyala tinggi 104°C dan tekanan uap rendah, menawarkan keamanan yang lebih baik serta sifat yang stabil dalam kondisi penyimpanan dan operasi normal.
2-Hidroksietil akrilatmuncul sebagai cairan tidak berwarna dengan titik leleh rendah -70°C. Titik didihnya berubah sesuai tekanan, mencapai 90–92°C pada 1,6 kPa dan 74–75°C pada 667 Pa. Memiliki densitas relatif 1,1098 pada 20°C dan indeks bias 1,4. Dengan titik nyala cawan terbuka 104°C, bahan ini memiliki risiko mudah terbakar yang rendah dalam penanganan rutin. Dengan viskositas 5,34 mPa·s pada 25°C, material ini menunjukkan fluiditas yang sangat baik dan cocok untuk aplikasi yang memerlukan kinerja aliran yang lancar.
Penerapan 2-Hidroksietil akrilat
2-Hidroksietil akrilat (HEA) adalah monomer yang banyak digunakan dalam bidang sintesis material untuk produksi berbagai jenis polimer, seperti hidrogel, pelapis, perekat, dan termoset. Fleksibilitasnya terletak pada kemampuannya untuk melakukan kopolimerisasi dengan berbagai monomer, menghasilkan berbagai sifat dan aplikasi polimer. Penggunaan utamanya adalah dalam produksi hidrogel, yang sangat menyerap dan dapat digunakan dalam pembalut luka, lensa kontak, sistem penghantaran obat, dan aplikasi biomedis lainnya. Selain itu, pelapis dan perekat berbasis 2-hidroksietil akrilat digunakan dalam berbagai aplikasi modifikasi permukaan dan perekatan, karena sifat adhesi, fleksibilitas, dan ketahanan kimianya yang sangat baik.
Sebagai monomer reaktif, 2-Hidroksietil akrilat digunakan sebagai agen pengikat silang untuk resin, plastik, dan pengubah karet. Selain itu, digunakan dalam sintesis kopolimer blok amfifilik melalui polimerisasi radikal hidup yang dimediasi nitroxide. Di samping itu, digunakan untuk menyiapkan poli(hidroksietil akrilat) yang disetel melalui polimerisasi radikal transfer atom.
Parameter
| Titik lebur | -60 °C |
| Titik didih | 90-92 °C12 mm Hg(lit.) |
| kepadatan | 1,106 g/mL pada 20 °C |
| kepadatan uap | >1 (vs udara) |
| tekanan uap | <0,1 mm Hg (20 °C) |
| indeks bias | n20/D 1,45(lit.) |
| Fp | 209 °F |
| suhu penyimpanan | 2-8°C |
| membentuk | Cairan Berminyak |
| pKa | 13,85±0,10(Diperkirakan) |
| warna | Kuning hingga coklat |
| Kelarutan Air | larut |
| Titik Beku | -35 |
| Peka | Peka Terhadap Cahaya |
| BRN | 969853 |
| Batas paparan | ACGIH: TWA 5 mg/m3 |
| NIOSH: TWA 5 mg/m3 | |
| DiChiKey | OMIGHNLMNHATMP-UHFFFAOYSA-N |
| LogP | -0,17 pada 25℃ |
| Referensi Basis Data CAS | 818-61-1 (Referensi Basis Data CAS) |
| Referensi Kimia NIST | Asam 2-propenoat, ester 2-hidroksietil (818-61-1) |
| Sistem Pendaftaran Zat EPA | 2-Hidroksietil akrilat (818-61-1) |
Informasi Keselamatan
| Kode Bahaya | T,N |
| Pernyataan Risiko | 24-34-43-50-20/22-22 |
| Pernyataan Keamanan | 26-36/39-45-61-36/37/39 |
| RIDADR | UN 2927 6.1/PG 2 |
| WGK Jerman | 3 |
| RTECS | AT1750000 |
| F | 8 |
| TSCA | Ya. |
| Kelas Bahaya | 8 |
| PackagingGroup | II |
| Kode HS | 29161290 |
| Data Zat Berbahaya | 818-61-1(Data Zat Berbahaya) |



