4,4'-Difenilmetana diisosianat CAS:101-68-8
4,4'-Difenilmetana diisosianat menunjukkan kelarutan yang kuat dalam berbagai pelarut organik, di antaranya adalah aseton, benzena, minyak tanah, dan nitrobenzena.
Karakteristik ini mendukung kompatibilitasnya yang tinggi dan aplikasi luas dalam banyak prosedur produksi kimia. Biasanya muncul sebagai padatan cair kuning muda, sehingga memudahkan pengoperasian, pencampuran, dan penerapan dalam berbagai tahap produksi industri.
Berkat kelarutannya yang sangat baik dan sifat kimianya yang stabil, senyawa ini sangat cocok untuk berbagai penggunaan dalam sintesis kimia dan produksi industri.
Selain itu, volatilitasnya memungkinkannya bekerja secara efektif dalam skenario yang memerlukan reaksi fase gas, termasuk pelapis khusus, proses modifikasi permukaan, dan reaksi katalitik tertentu.
4,4'-Difenilmetana diisosianatMuncul sebagai padatan cair kuning pucat dengan bau tajam dan mengiritasi. Mudah mengeluarkan uap yang dapat mengiritasi saluran pernapasan jika terhirup. Zat ini dapat larut dengan baik dalam banyak pelarut organik termasuk aseton, benzena, minyak tanah, dan nitrobenzena, sehingga memudahkan penggunaannya dalam berbagai aplikasi kimia.
Namun, zat ini hanya sedikit larut dalam air. Perhatian ekstra harus diberikan selama penanganan karena volatilitasnya yang tinggi dan potensi bahaya kesehatan akibat paparan uapnya dalam jangka panjang.
Parameter
| Titik lebur | 38-44 °C |
| Titik didih | 392 °C |
| kepadatan | 1.19 |
| tekanan uap | 0,066 hPa (20 °C) |
| indeks bias | 1,5906 (perkiraan) |
| Fp | 196 °C |
| suhu penyimpanan | -20°C |
| kelarutan | 2g/l (dekomposisi) |
| membentuk | padat |
| warna | Putih hingga hampir putih |
| Berat jenis | 1.18 |
| batas ledakan | 0,4%(V) |
| Kelarutan Air | terurai |
| Titik Beku | 37°C |
| Peka | Sensitif terhadap Kelembaban/Lakrimator |
| BRN | 797662 |
| Batas paparan | TLV-TWA 0,051 mg/m3 (0,005 ppm) (ACGIH dan NIOSH); batas (udara) 0,204 mg/m3 (0,02 ppm)/10 menit (NIOSH dan OSHA); IDLH 102 mg/m3 (10 ppm). |
| Konstanta dielektrik | 10,0 (Ambien) |
| Stabilitas: | Stabil. Mudah terbakar. Tidak kompatibel dengan oksidator kuat. Bereaksi hebat dengan alkohol. |
| Referensi Basis Data CAS | 101-68-8 (Referensi Basis Data CAS) |
| Referensi Kimia NIST | Benzena, 1,1'-metilenabis[4-isosianato-(101-68-8) |
| IARC | 3 (Vol. 19, Sup 7, 71) 1999 |
| Sistem Pendaftaran Zat EPA | 4,4'-Metilenadi(fenil isosianat) (101-68-8) |
Informasi Keselamatan
| Kode Bahaya | Xn,T,C |
| Pernyataan Risiko | 42/43-36/37/38-20-48/20-40 |
| Pernyataan Keamanan | 45-36/37-23 |
| RIDADR | 2206 |
| OEB | D |
| OEL | TWA: 0,05 mg/m3 (0,005 ppm), Batas Atas: 0,2 mg/m3 (0,020 ppm) [10 menit] |
| WGK Jerman | 1 |
| RTECS | NQ9350000 |
| Suhu Pengapian Otomatis | >600 °C |
| Catatan Bahaya | Beracun/Korosif/Lakrimator/Sensitif terhadap Kelembaban |
| TSCA | Ya. |
| Kelas Bahaya | 6.1 |
| PackagingGroup | II |
| Kode HS | 29291090 |
| Data Zat Berbahaya | 101-68-8 (Data Zat Berbahaya) |
| Toksisitas | LD50 oral pada Kelinci: > 5000 mg/kg LD50 dermal Kelinci > 9000 mg/kg |
| IDLA | 75 mg/m3 |


