Asam glioksilat #CAS298-12-4
Nomor CAS:298-12-4
Rumus Kimia:C2H2O3
Sinonim:
asam alfa-ketoasetat
asam okso-asetat
Asam glioksilat 40% 50%
Penampilan:Cairan Bening Tidak Berwarna hingga Oranye Muda hingga Kuning
MOQ (Jumlah Pesanan Minimum):1 FCL (Beban Kontainer Penuh)
Asam glioksilat #CAS298-12-4
Asam glioksilat, juga dikenal sebagai asam format, asam glioksilat terhidrasi, atau asam oksoasetat, memiliki rumus kimia C₂H₂O₃. Ini adalah asam aldehida paling sederhana, ditemukan dalam buah mentah, daun hijau muda, dan bit gula. Ketika dikristalisasi dari air, ia membentuk kristal monoklinik (mengandung setengah air kristalisasi). Massa molekul relatifnya adalah 70,04. Titik lelehnya adalah 98°C. Ia memiliki bau yang tidak sedap, merupakan asam yang sangat korosif, dan sangat higroskopis; ketika terpapar udara, ia dapat membentuk pasta. Ia sedikit larut dalam etanol, eter, dan benzena, dan mudah larut dalam air. Larutan berairnya sangat stabil dan tidak memburuk di udara. Dalam larutan berair, ia ada dalam bentuk terhidrasi. Ia bereaksi dengan sebagian besar logam kecuali baja tahan karat. Ia menunjukkan sifat asam dan aldehida. Ia dapat mengalami reaksi adisi dengan natrium bisulfit atau asam sianida, bereaksi dengan hidroksilamina atau fenilhidrazina untuk membentuk oksima atau hidrazon, mengalami reaksi cermin perak, reaksi Cannizzaro, dan juga dapat membentuk karboksilat dan ester.
Penerapan Asam glioksilat
Asam glioksilat dapat digunakan dalam sintesis berbagai reaksi.
Asam glioksilat digunakan dalam reaksi Hopkins Cole, yang digunakan untuk mendeteksi triptofan dalam protein.
Ia bereaksi dengan fenol untuk menghasilkan asam 4-hidroksimandelat, yang selanjutnya bereaksi dengan amonia menghasilkan hidroksifenilglisin, sebagai prekursor obat amoksisilin.
Ia juga digunakan sebagai bahan awal untuk pembuatan asam 4-hidroksifenilasetat, yang digunakan untuk mendapatkan atenolol.
| Sifat Kimia Asam Glioksilat |
| Titik lebur | -93°C |
| Titik didih | 111°C |
| kepadatan | 1,33 g/mL pada 20 °C |
| tekanan uap | 14 hPa pada 19,85°C |
| indeks bias | N
|
| Fp | 111°C |
| suhu penyimpanan | Simpan di bawah +30°C. |
| kelarutan | Dapat bercampur dengan etanol. Sedikit bercampur dengan eter dan benzena. Tidak bercampur dengan ester. |
| pKa | 3,18 (pada 25°C) |
| membentuk | cairan bening |
| warna | Tidak berwarna hingga jingga muda hingga kuning |
| PH | 0,3 (19,5°C dalam H2O) |
| Kelarutan Air | dapat bercampur |
| Merck | 14,4511 |
| BRN | 741891 |
| Konstanta Hukum Henry | 1,1×102mol/(m3Pa) pada 25℃, Burkholder dkk. (2019) |
| Fungsi Bahan Kosmetik | PENGALIHAN BEBAN (BUFFERING) ANTISTATIS PELURUSAN ATAU PELURUSAN RAMBUT |
| Di ChI | 1S/C2H2O3/c3-1-2(4)5/h1H,(H,4,5) |
| DiChiKey | HHLFWLYXYJOTON-UHFFFAOYSA-N |
| SENYUM | OC(=O)C=O |
| LogP | -0.930 (perkiraan) |
| Referensi Basis Data CAS | 298-12-4 (Referensi Basis Data CAS) |
| Referensi Kimia NIST | Asam asetat, okso- (298-12-4) |
| Sistem Pendaftaran Zat EPA | Asam asetat, 2-okso- (298-12-4) |
| Informasi Keselamatan |
| Kode Bahaya | C,Xi |
| Pernyataan Risiko | 34-43-41 |
| Pernyataan Keamanan | 26-36/37/39-45-37/39-24 |
| RIDADR | UN 3265 8/PG 2 |
| WGK Jerman | 1 |
| RTECS | MD4550000 |
| TSCA | TSCA terdaftar |
| Kelas Bahaya | 8 |
| PackagingGroup | III |
| Kode HS | 29183000 |
| Kelas Penyimpanan | 8A - Bahan berbahaya korosif yang mudah terbakar |
| Klasifikasi Bahaya | Kerusakan pada mata. 1 Bertemu. Kor. 1 Sensasi Kulit 1 |
| Data Zat Berbahaya | 298-12-4 (Data Zat Berbahaya) |
| Toksisitas | tikus,LDLo,intramuskular,250mg/kg (250mg/kg),Bolletino della Societe Italiana di Biologia Sperimentale. Vol. 36, Hlm. 1937, 1960. |
Faktafaktary dan Pertunjukan Peralatan


