2-Metil-4-isotiazolin-3-ona hidroklorida CAS:26172-54-3
2‑Metil‑4‑isotiazolin‑3‑ona hidroklorida (CAS 26172‑54‑3) adalah senyawa padat yang larut dalam air dengan sifat antimikroba dan antijamur. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian ilmiah untuk menilai dampak sitotoksiknya pada sel epitel bronkial dan perannya dalam perkembangan saraf. Sebagai turunan yang distabilkan dari zat biosidal metilisotiazolinon (MIT), senyawa ini bekerja dengan mengganggu sintesis protein, dan banyak digunakan sebagai pengawet dalam aplikasi industri dan formulasi perawatan pribadi.
Karakteristik Inti
Aplikasi Penelitian
Berfungsi sebagai zat sitotoksik dalam studi laboratorium, umumnya digunakan dalam penelitian apoptosis sel, misalnya dalam eksperimen yang melibatkan sel BEAS-2B.
2-Metil-4-isotiazolin-3-on Hidroklorida adalah biosida dan pengawet berbasis isotiazolinon yang digunakan dalam produk perawatan pribadi. Zat ini juga dianggap sebagai alergen. Zat ini juga digunakan untuk mengendalikan pertumbuhan mikroba dalam larutan yang mengandung air.
Peringatan Keamanan
Penggunaan Umum
Zat Antimikroba: Digunakan dalam penelitian ilmiah karena kemampuannya sebagai bakterisida dan fungisida.
Pengawet Industri: Banyak ditambahkan ke produk berbasis air termasuk perekat untuk mencegah pembusukan dan kerusakan.
Bahan Referensi Analitis: Digunakan sebagai standar dalam HPLC dan metode kromatografi lainnya untuk deteksi dan analisis produk.
Pedoman Keselamatan & Penanganan
Risiko Alergi: Sebagai biosida yang sangat efektif, dapat memicu dermatitis kontak jika terpapar.
Keselamatan Operasional: Karena sifat biosidanya yang inheren, diperlukan operasi yang hati-hati dan perlindungan yang tepat selama penggunaan.
| Sifat Kimia 2-Metil-4-isotiazolin-3-on hidroklorida |
| Titik lebur | 165-170° |
| kepadatan | 1,551 pada 21℃ |
| tekanan uap | 0,777-1Pa pada 20-25℃ |
| suhu penyimpanan | 2-8°C |
| kelarutan | DMSO (Sedikit), Metanol (Sedikit) |
| membentuk | Kuat |
| warna | Putih ke Putih Mati |
| BRN | 3993054 |
| Stabilitas: | Hidroskopis |
| Aplikasi Utama | mikrobiologi |
| Di ChI | InChI=1S/C4H5NOS.ClH/c1-5-4(6)2-3-7-5;/h2-3H,1H3;1H |
| DiChiKey | SJXPQSRCFCPWQQ-UHFFFAOYSA-N |
| SENYUM | O=C1C=CSN1C.Cl |
| LogP | -0,44 pada 20℃ dan pH2 |
| Ketegangan permukaan | 71,3mN/m pada 1g/L dan 20℃ |
| Referensi Basis Data CAS | 26172-54-3 (Referensi Basis Data CAS) |
| Sistem Pendaftaran Zat EPA | 3(2H)-Isotiazolon, 2-metil-, hidroklorida (26172-54-3) |
| Informasi Keselamatan |
| Kode Bahaya | C |
| Pernyataan Risiko | 34-42/43 |
| Pernyataan Keamanan | 26-36/37/39-45 |
| RIDADR | UN 1759 8/PG 2 |
| WGK Jerman | 3 |
| TSCA | TSCA terdaftar |
| Kelas Bahaya | 8, 6,1 |
| Kode HS | 2934100090 |
| Kelas Penyimpanan | 6.1A – Bahan yang mudah terbakar dan bersifat toksik akut, kategori 1 dan 2 Bahan berbahaya yang sangat toksik |
| Klasifikasi Bahaya | Toksisitas Akut, Tipe Oral 3 Akuatik Akut 1 Akuatik Kronis 1 Kerusakan pada mata. 1 Koreksi Kulit. 1A Sensasi Kulit 1 |


